
Citilink adalah sebuah maskapai penerbangan anak perusahaan Garuda Indonesia. Perusahaan ini berdiri tahun 2001 dan difungsikan sebagai salah satu alternatif penerbangan berbiaya murah di Indonesia.
Sejalan dengan perkembangan pasar penerbangan di segmen low cost carrier, Garuda Indonesia juga menetapkan kebijakan untuk lebih memberdayakan SBU „Citilink“. Setelah memperoleh persetujuan prinsip dari Kementrian BUMN dan pengesahan Badan Hukum Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, PT. „Citilink (Persero)“ kini dalam proses untuk memperoleh Surat Ijin Usaha Penerbangan (SIUPP) serta Air Operator Certificate (AOC) dari Departmen Perhubungan agar dapat menjalankan bisnis penerbangan secara mandiri sebagai The True Low Cost Carrier (LCC).
Per akhir 2010, „Citilink“ telah melayani 7 kota di Indonesia yaitu Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Cengkareng, Denpasar, Makassar dan Medan melalui pernerbangan yang berbasis di Surabaya.
Pada saat ini penerbangan „Citilink“ masih menggunakan SIUPP dan AOC Garuda dengan mengoperasikan 9 pesawat yaitu 5 pesawat Boeing B737-300 dengan kapasitas 148 tempat duduk, 3 pesawat B737-400 dengan kapasitas 170 tempat duduk dan satu pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 180 tempat duduk. Selain itu PT. Garuda Indonesia Tbk. menandatangani pembelian 50 pesawat jenis A320 Family dengan Airbus Industrie. Pesawat itu akan didatangkan secara bertahap mulai 2014 hingga 2018 yang akan digunakan untuk Garuda Citilink.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, dan Chief Operating Officer Airbus John Leahy, di paviliun Airbus di Le Bourget Paris, bertepatan dengan acara pameran dirgantara internasional Paris Airshow 2011.
Sesuai nota kesepahaman, Garuda Indonesia akan mendatangkan sebanyak 50 pesawat jenis A320 yaitu 25 pesawat berupa „firmed order” dan sebanyak 25 pesawat berupa „option”.
Sebanyak 25 pesawat itu terdiri atas 15 A320 Standar dan 10 pesawat A320 Neo, dan akan bergabung dalam armada Garuda Citilink secara bertahap mulai 2014 hingga 2018, masing–masing sebanyak 5 pesawat setiap tahun. Langkah pertama sudah dilakukan dalam hal ini, sejak pesawat A320-200 pertama operasikan pada bulan September 2011 di Armada Citilink.
Menurut Emirsyah Satar, pembelian 50 pesawat ini merupakan bagian dari program pengembangan Garuda Citilink ke depan, yaitu meningkatkan kapasitas daya saing Citilink untuk meraih pasar low cost yang semakin meningkat.