
PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. selalu berupaya untuk memelihara keseimbangan antara kepentingan internal dan kepentingan masyarakat umum. Oleh karena itu, seluruh keputusan yang diambil oleh Perusahaan akan selalu memperhatikan kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Sebaigai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, Garuda Indonesia merasa berkewajiban untuk meningkatkan pemberdayaan kondisi sosoial dan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasional Garuda Indonesia.
Implementasi dari program di atas, Garuda Indonesia melaksanakan Program Kemitraan Usaha Kecil melalui Pembinaan Usaha Kecil dan Menengah sejak tahun 1992. Pelaksanaan Program Kemitraan dengan Usaha Kecil oleh PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. bertujuan agar usaha kecil maupun menengah menjadi tangguh dan mandiri.
Usaha kecil yang menjadi Mitra Binaan Garuda Indonesia dapat menikmati pembinaan dalam berbagai aspek antara lain peningkatan penguasaan aspek keuangan, peningkatan kemampuan manajemen dalam mengelola usaha, perluasan pemasaran dan upaya-upaya peningkatan produktivitas & kualitas produk.
Selain itu Perusahaan juga memiliki program Bina Lingkungan yang dilakukan melalui perbaikan kondisi sosial masyarakat dan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pemberian bantuan kepada korban Bencana Alam, pendidikan dan/atau pelatihan, peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan prasarana dan/atau sarana umum, sarana ibadah perbaikan sarana ibadah dan pelestarian alam.
Di tahun 2010, dana yang telah disalurkan untuk mendukung program PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) berjumlah Rp. 4.010.609.433.
Sampai dengan tahun 2010 Program Kemitraan Garuda Indonesia telah membina sebanyak 711 mitra binaan yang mencakup sektor industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, bahan dasar.
Pola penyaluran dana bina lingkungan dapat diberikan langsung kepada korban bencana dalam bentuk uang atau bahan-bahan yang dibutuhkan di lokasi bencana pada saat itu, atau jaga dapat bekerja sama dengan LSM yang memeliki reputasi baik dan dengan lembaga penyalur yang terpercaya seperti Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) di perguruan tinggi, LSM, dan lain-lain.
Pogram Bina Lingkungan memiliki enam kategori bentuk bantuan yaitu:
Disamping itu, Garuda Indonesia juga telah memulai program Garuda „Green Action“ sebagai salah satu bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kelestarian lapisan ozon dan kualitas udara. Kegiatan ini terdiri dari: